Puisi Persahabatan

Puisi Persahabatan. Sahabat dan teman adalah insan yang tak bisa terpisahkan dalam kehidupan kita, baik di lingkungan rumah, sekolah, dan berbagai pergaulan. Karena itu, seorang sahabat adalah salah satu inspirasi dan tidak lazim lagi menjadi tema dalam suatu karya sastra, termasuk juga puisi.

Puisi persahabatan yang ada dibawah ini disadur dari berbagai sumber terbaik dan dikumpulkan dengan beragam model, jenis, ataupun bentuknya tergantung pada selera dan kehendak dari penulisnya. Silahkan disimak puisi untuk sahabat berikut ini.

Kumpulan Puisi Persahabatan Terbaik

Di Fajar Itu

Oleh Zulhan

Mentari terbitkan sinarnya
Fajar menyambut hangat
Dalam rasa sejuk yang tenang
Ku bertemu mu.

Di suasana yang masih asri
Kita berjalan bersama
Lewati sejuk udara pagi.

Tertawa bersama
Menyuarakan di suasana tenang.

Bercanda bersama
Mewarnai pagi dengan hangat kebersamaan
Yang tak pernah ku lupa.

Fajar itu,
Ku temanimu dengan rasa bahagia
Terulangkah kembali kebersamaan itu?
Ku menunggu itu.

Puisi Persahabatan – Kopi

Oleh Atma Purba

Hitam dan manis
Ah… itu masih enaklah
Untuk dipandang
Apalagi dirasakan

Takkan ada yang memandangmu sinis
Karena kau memang hitam tapi manis

Dan kadang kala kau terasa pahit
Sebagai obat, kata sebagian pemujamu

Namun kini kau bermetamorfosa
Tak hanya nikmat saat hangat
Tapi juga menyejukkan kala dingin
Karena es batupun kadang ikut menggoda

Dan akupun yakin kopiku, kopimu, dan kopi kita
Punya nikmat yang sama

puisi persahabatan sahabat itu
puisi persahabatan

Sahabat Itu

Puisi Psycho

Selalu hadir dalam kehidupan kita
Baik itu senang atau susah

Tak perlu berkata ia pasti mendengar
Semua cerita akan tercampur dengan bumbu kisahnya
Menegur kala kita salah mengambil langkah

Menyokong kala kita mengangkat satu keputusan
Bertanggung jawab walau tak ikut menyebabkan

Meniupkan hawa kedamaian kala kita terbalut dalam emosi

Dan…
Selalu seperti itu hingga takdir memisahkan

Kita Selalu Bersama

Sedih, sunyi, canda, tawa kita lewati bersama
Kemanapun bagai tali yang telah diikat kuat, yang tak dapat dilepas
Kau hibur aku disaat gundah dan kuhibur kau disaat kau membutuhkan
Kita saling melengkapi satu sama lain

Tapi berbeda
Berbeda pada saat itu
Pada saat waktu tak berpihak kepada kita
Kau dan aku terpisah

Dan akhirnya,
Akhirnya kau meninggalkan aku dengan sosok bayangmu
Bayangmu yang tak tahu dimana tubuhnya
Yang sekarang sudah tak mempunyai hati dan perasaan
Seperti bukan lagi sahabatku

Tentang Sahabatku

Sahabatku adalah tetesan embun pagi
yang jatuh membasahi kegersangan hati
hingga mampu menyuburkan seluruh taman sanubari
dalam kesejukan

Sahabatku adalah bintang gemintang malam di angkasa raya
yang menemani kesendirian rembulan yang berduka
hingga mampu menerangi gulita semesta
dalam kebersamaan

Sahabatku adalah pohon rindang dengan seribu dahan
yang memayungi dari terik matahari yang tak tertahankan
hingga mampu memberikan keteduhan
dalam kedamaian

Wahai angin pengembara
kabarkanlah kepadaku tentang dirinya

Sahabatku adalah kumpulan mata air dari telaga suci
yang jernih mengalir tiada henti
hingga mampu menghapuskan rasa dahaga diri
dalam kesegaran

Sahabatku adalah derasnya hujan yang turun
yang menyirami setiap jengkal bumi yang berdebu menahun
hingga mampu membersihkan mahkota bunga dan dedaun
dalam kesucian

Sahabatku adalah untaian intan permata
yang berkilau indah sebagai anugerah tiada tara
hingga mampu menebar pesona jiwa
dalam keindahan

Puisi Senja

Wahai burung duta suara
ceritakanlah kepadaku tentang kehadirannya

puisi persahabatan nasihat kepada kawan
puisi persahabatan

Nasihat Kepada Kawan

Oleh Efendi Nendri

Batu sekeras apapun juga
Bila sudah tertetes air istiqomah
Lambat laun akan berlubang juga
Dan bisa terpecah belah

Bila itu seperti hati kamu
Apakah yang kamu lakukan
Pasrah akan keadaanmu ?
Atau bersikeras melawan ?

Itu semua tergantung kamu kawan
Aku sebagai kawanmu yang baik
Hanya bisa mengingatkan
Dan tak bisa memaksa kehendak

Sabar kawan..
Karna setiap perbuatan itu
Ada berbagai hal-hal baik dan buruknya kawan
Jadi teruslah usaha dan berdo’alah kawan

Rindu Yang Menggebu

Oleh Mita Lestari

Tak terasa..
Bertahun tahun lamanya tak berjumpa
Yang biasa berbagi cerita
Kini tlah tiada
Pergi jauh tuk kejar mimpi
Mulai merajut angan yang pasti

Kawan..
Masihkah kau ingat saat kita bersama
Suka, duka, tawa, dan canda
Slalu setia mewarnai hari indah kita
Saling berbagi pengalaman
Saling mengingatkan

Kawan..
Air mata ini tak bisa ku tahan lagi
Aku merindukanmu, sungguh!
Apa kau tak merindukan karibmu ini?
Yang dari belajar berjalan hingga berlari
Saling bergandeng tangan
Menyanyi bersama tentang sebuah impian
Saling mengucap panji persahabatan

Kawan..
Masih adakah namaku di hatimu..?
Atau tlah hilang tertelan oleh waktu
Entahlah, biar semua menjadi rahasia
Mungkin kan hanya jadi kenangan
Yang tersimpan rapi
Dalam kisah album persahabatan..

Puisi Persahabatan – Bahasa Langit

Puisi Hanifah Nadya Kartika

Gumpalan awan di langit biru
Bercerita kisah kita
Saat deras hujan bagai air mata
Dan cerah mentari jadi wajah kita

Warna pelangi di langit biru
Hanya jadi saksi bisu
Saksi kisah perjalananku denganmu
Saat perbedaan jadi keindahan

Langit pun berbahasa
Dan bersenandung ria
Lantunkan lagu rindu antara engkau dan aku
Oh Sahabat…

Langit pun berbahasa
Tanda bersuka cita
Sambut esok dimana kita kan slalu bersama
Selamanya…

Dan dengarlah, dengarlah slalu
Itulah semua tentang kita,
cerita bahasa langit…

puisi persahabatan bersamamu aku tegar
puisi persahabatan

Bersamamu Aku Tegar

Ku sadar..disini arti ketulusan yang sesungguhnya
Yang tak kudapati…di tempat lain!
Ku mengerti..makna kebersamaan yang sebenarnya
Hanya denganmu..bukan yang lain!

Disini juga, tak pernah ada kebohongan, seperti tempat lain
Semua berjalan jujur, tanpa pura-pura
Ini bukan basa-basi…seperti kata politisi
Sahabatku…..arti kejujuran yang nyata

Tawa dan canda terdengar lepas di semua bahagiaku
Tangis pun mengalir pilu di setiap dukaku
Kurasakan beban itu, bukan apa-apa
Selagi bisa kita berbagi dalam suka dan sedih

Sahabatku, Tuhan telah mengirim malaikat
Yang bersemayam di jiwamu
Kini kutau mengapa? Tuhan memilihmu
Hadir diantara tawa dan tangisku

Engkau adalah pilihan dari kehendak-Nya
Sahabatku, waktu terus berjalan..itu artinya
Harus melangkah terus kedepan
Jalan ini sangat panjang, takkan kuat sendirian

Beratnya hidup, harus diperjuangkan
Sahabatku, bersamamu aku hidup
Bersamamu aku tegar
Tak goyah, meski di hadang badai

Sahabat..! yakinlah
Bersama, kita akan tegak berdiri
Jangan pikul sendiri semua beban
Biarlah segala menjadi milik kita

Sahabat Dan Perpisahan

Oleh Tiaracahyani

Detik terus melaju tak terhenti
Mengisyaratkan kepedihan
Menghadirkan aroma kenangan terindah

Wahai waktu kau tega sekali
Memisahkan kami yang bersama selama 3 tahun ini
Kenapa kau pertemukan kami?

Jika berujung perpisahan
Sahabatku…

Waktu tak berpihak pada kita
Teruskan lah melangkah
Gapailah mimpi kalian
Terucap namamu dalam rangkain doaku
Sahabatku…

Aku tetap disini menunggu kembali
Saat kita bersama berada dipuncak kejayaan

Puisi Sahabat Sejati

kian lama hidup yang ku jalani
selalu bersama mu sahabat ku
susah sedih senang yang ku rasakan
bersama mu sahabat ku

sahabat
begitu banyak kenangan yang kita lalui
ke bahagian yang selalu kita rasa bersama
namun musnah dengan sekejap
telah di renggut oleh maut yang tak terduga

sahabat
kini kau telah pergi meninggalkan ku
meninggalkan semua kenangan kita
menyimpulkan sebuah air mata
yang terjatuh di pipi ku

Puisi Alam

sahabat
meski kini kita tak bersama
meski kita telah berbeda kehidupan
namun kita tetap satu dalam hati dan cinta
karena kau sahabat sejati ku

selamat tinggal sahabat ku
selamat jalan sahabat sejati ku
cinta kasih mu kan selalu satu di hati ku
selamanya ………

karya :zhulva

puisi persahabatan tentang kamu dan aku kawan
puisi persahabatan

Tentang Aku dan Kamu, Kawan

Oleh Febi “bee”

Kawan,
Taukah kamu berapa lama masa yang kita lewati bersama??
Aku tak ingin tau,
Karna kamu selamanya bagiku…..
Bersamamu,

Tangisku kan terurai menjadi tawa
Dukaku kan terpecah menjadi bahagia
Dan airmata yang terlanjur jatuh….
Takan berubah menjadi nestapa
Denganmu,kepenatanku tergilas sirna

Terkadang disatu waktu,
Prasangka pernah menjauhkanmu dariku
Tapi sungguh kawan,
Amarah takkan bisa bertahan lama dikalbuku
Kusadari aku terikat jauh kedalam hatimu

Ingatkah kawan,
Kita pernah duduk bersama
Melukis langit dengan impian
Tentang aku , kamu dan kehidupan……

Menangislah Sobat

Oleh Maulida

Tak bisa ungkap dengan kata apapun
Ini memang sangat membosankan
Ini begitu melelahkan
Bahkan, ini sangat menjengkelkan
Tubuh seakan beku dalam bongkahan es
Membeku tidak tahu kapan akan mencair

Yaa… itu benar sobat
Itu semua seperti sorot lampu panggung tanpa penonton
Menerangi tubuh di dalam kegelapan
Terdiam bisu tanpa senyum dan air mata
Ini sangat menyedihkan..
Namun.. ingatlah sobat..
Kau tidak sendiri
Kau tidak berdiri sendiri di kegelapan itu

Teteskanlah air matamu jika hatimu merasa terisak
Berteriaklah sepuasmu jika hatimu memanas
Karena itu lebih baik ku lihat
Dari pada kau terdiam kaku di bawah sorot lampu itu
Bagai seorang tokoh tanpa dialog.

Suara Lara

Oleh Mangku Langit jingga

Hatiku merintih pilu
Jiwaku merana tersesat
Tak bisa bedakan tulus atau pupus
Mengapa terjadi yang tak ku minta

Kau yang terlena atas kebohongannya
Akulah yang harus terima perpisahan
Dari cinta baru yang kau dapatkan
Sebisa mungkin ku berjalan

Tanpa sebuah tujuan
Seperti hujan yang basahi dunia
Rela atau tidak tetap terasa membasahi

Ku mulai merasa tiada tempat
Bagi hatiku yang terlalu tulus
Sementara kau buang percuma
Kan ku akhiri tanpa ucapan
Selamat tinggal

puisi persahabatan maafkan aku
puisi persahabatan

Puisi Persahabatan – Maafkan Aku

Oleh Aning s. Ningsih

Hamparan canda yang pernah ada
Sapa mesra yang dulu tertata
Menghiasi hari diantara canda
Diantara tangisan rindu yang menggelora
Diantara dering suara dari seberang sana
Engkau hadir dan selalu kupuja
Engkau ada dan membuatku bahagia
Seakan semua tak mungkin berakhir karena apapun juga

Namun kini…
Hanya sunyi menemani hari
Hanya sepi menjaga mimpi
Hanya bayangmu menyapa pagi
Tak ada lagi cerita yang hakiki
Semua tinggal mimpi yang tak pasti

Duhai pemilik hati
Inilah akhir dari sebuah janji
Maafkanlah aku yang memilih pergi
Maafkanlah aku yang mengingkari
Tak lagi mampu berdiri bersama janji hati
Tak lagi mampu membawamu walau dalam mimpi

Maafkan aku honey
Dengan segala sesal yang mungkin kau benci
Dengan segala salah yang tak kau maui
Aku berpamit undur diri
Menikmati hidupku sendiri
Tanpa kamu lagi

Sahabat Terbaikku

Puisi Frizka Tirana

Sahabat …
di saat kita nikmati kebersamaan banyak hal yang terlewat kan begitu saja
keceriaan, canda dan tawa semuanya mengalir begitu saja
waktu yang tersisah seolah tak mampu menampung nya dan waktu yang sangatlah singkat membuat ku teringat kepada mu sahabat ..

Semua kenangan – kenangan itu tak terasa ,pergi meninggalkan segala kegembiraan
serta canda dan tawa mu satu persatu hilang sekejap mata
ada beribu senyum saat terlintas memory yang dulu kala

Sahabat …
semua yang pernah kita jalani hari demi hari , waktu demi waktu telah kita lalui semuanya.

Banyak hal yg pernah terjadi karena itulah jalan hidup yang kita miliki
kadang benci, kesal ,dan kecewa serta rasa senang dan sayang
sungguh luar biasa , apa yang telah kita lalui bersama ..

Puisi Lucu

Ya Tuhan …
jagalah dan lindungilah
sahabat-sahabat ku
karena mereka adalah sahabat terbaiku selamanya

# MY BEST FRIEND FOREVER

Rindu Akan Sahabat Kecil

Oleh Pulung Nurdiansyah

Jalan hidup yang harus memisahkan kita
Karena takdir kita memang berbeda
Cita cita yang selalu kita kejar
Mengharuskan kita berpisah bersimpangan jalan

Sudah berapa lama kita tak bertatap muka
Masih kalian ingat saat kita berebut belalang
Yang akhirnya hanya membuat kita gatal gatal
Merengek menagis minta dikasihani
Malah ditertawakan orang yang memberi bantuan

Sudah berapa lama kejadian itu berlalu
Kau dihukum saat upacara
Gara gara memasukan kecoa kedalam seragam gadis berkepang dua
Masihkah tangan jahilmu seperti itu
Akupun masih ingat kemana tangga itu disembunyikan
Sampai aku menangis minta pertolongan
Kau malah tertawa kegirangan
Asyik tertawa termakan suasana
Tak sadar ayahku ada dibelakang siap memuntir telingamu yang lebar nan menawan

Kau pasti tidak lupa kawan
Sitampan yang jadi primadona gadis gadis manja sekolahan
Cerdasnya luarbiasa tak terkalahkan
Yang selalu menolong kita soal pelajaran

Masihkah kau dengan tangan usilmu yang selalu membuat kuping melintir
Masihkah kau dengan ketampanan yang membuatmu bangga dikagumi kaum wanita
Sudahkah kau menjadi pemain bola
Cita cita yang selalu kau banggakan
Walau kami sering terbahak bahak tak karuan
Saat kau ceritakan dengan bahasa tubuhmu yang pendek gendut
Sudahkah kau menjadi insinyur listrik
Cita cita yang selalu kau agungkun
Menjadikanku kelinci percobaan
Yang membuat aku hampir mati dikejut alat alat kinyolmu
Ingatkah kalian padaku orang yang selalu ditolong dari sosoran angsa penjaga sekolah

Sudah berapa banyak sahabat baru kalian rangkul
Sudah berapabanyak makna kehidupan kalian petik
Sudahkah kalian berkeluarga

Sungguh sedikitpun aku tak tahu kabar kalian
Nama sosial media kalian dengan bahasa apa aku harus membukanya
Rindu itu selalu saja menyapa selalu berujung tumpahan air mata hilang tak bertanda
Kabari aku kawan bila kau temui tulisan ini
Aku yakin tangan kalian akan tertuntun
Menulis kisah masalalu anak ingusan yang tak pernah berbohong soal persahabatan
Sering kutitipkan rindu pada tuhan
Belum ada balasan atau aku yang tak pernah bisa mengartikan balasanNya
Sahabat kecil rasakanlah rindu dari orang yang paling pemalu

puisi persahabatan yang selalu dihati
puisi persahabatan

Yang Selalu Di Hati

Oleh: Tarisa Rahmawati

Wahai kau yang selalu temaniku
Yang selalu beriringan denganku
Yang telah berjanji padaku
Untuk bersama selalu

Kau yang kini telah pergi
Demi menggapai mimpi
Hanya secercah harap kuberi
Agar semesta
mengijinkan kita bersama lagi

Meski kau jauh dari pandanganku
Tak lagi bersamaku
Merajut cerita nan lucu
Sungguh kau dihati selalu

Perjalanan Hati Yang Tak Rapuh

Oleh Rainy Zikri

Harus aku mulai dari kata apa untuk menggambarkan betapa hati ini begitu banyak rasa di dalamnya
Apakah kata ” Ketulusan ” ?
Ataukah kata ” Keikhlasan ” ?

Karena semua kata itu menggambarkan kata hati yang sebenarnya
Ingin aku melihat dia yang aku cinta bahagia, walau bahagia itu bukanlah dengan aku yang begitu mencintanya…

Sungguh itulah Ketulusan yang aku miliki…
Namun untuk memastikan sebuah kata Ikhlas dan mematrinya di dalam lubuh hati alangkah sulitnya
Hatiku sulit untuk berkompromi

Berkompromi dengan rasa cinta yang terlajur melekat di kisi kisi hati
Sulit untuk dapat menerima bahwa sakit itu ada
Namun rasa sakit itulah yang dapat membuat yang dicintai bahagia

Ikhlas menerima kenyataan bahwa kita sudah tak lagi bisa bersama…
Melepaskanmu membutuh waktu dan pemikiran yang panjang
Melupakanmu pun membutuhkan waktu yang tak pernah ada kata cukup hingga rasa sakit ini perlahan menghilang dan pulih sama sekali

Karena sesungguhnya tidak sedikit kesedihan ada di sana
Tidak sedikit Keikhlasan yang aku butuhkan untuk melepaskan cinta
Ada banyak perasaan yang berkecamuk di dadaku
Untuk menentukan sebuah pilihan yang sulit dalam sebuah sisi kehidupanku

Puisi Malam

Menetapkan hati agar tak ragu
Menguatkan hati agar tak lemah
Mengikhlaskan hati untuk dapat menerima bahwa semua kata cinta dan sayang sudah tak mungkin lagi ada diantara kita

Kata sayang dan cinta, harus kita simpan dalam lubuk hati terdalam dan menjadi milik kita di masa yang lalu

Bersama banyak kenangan yang tersimpan dalam file file kelabu diingatanku
Menetapkan hati bersama sebuah kekuatan Maha Dahyat yang selalu siap membantuku melalui sebuah jalan dan takdirku yang telah ditulis Nya dalam kitab Nya

Disaat kusadari bahwa semua itu adalah garis yang telah Dia tetapkan bagiku…
Disanalah Ketulusan dan Keikhlasan itu harus aku patri di dalam dinding kehidupan yang baru…
Agar aku semakin lapang untuk melepaskan apa yang harus aku lepaskan demi sebuah kebahagiaan hanya karena Dia

Membuat sebuah kebahagian yang sebenarnya adalah mendoakannya agar terus bahagia dalam kehidupannya
Dan selalu dalam banyak kebaikan

Aku ingat kata sahabat hatiku bahwa cinta tak harus memiliki…
Itulah cinta yang sebenarnya sedang aku jalani dan harus aku ikhlaskan
Mencintai itu lebih mudah namun melupakan itu adalah hal yang sulit, namun aku bukan ingin belajar untuk melupakan
Tapi aku akan terus belajar untuk bisa menjadi lebih kuat dan terus bertahan untuk menjadi bertambah kuat

Sebuah perpisahan benar benar menyakitkan namun apapun itu hidup terus berjalan menapaki rel yang telah ditetapkan oleh Sang Penguasa Jiwa
Aku takkan melemahkan hatiku untuk hal yang tidak diinginkanNya
Karena aku percaya ada hal terindah yang lebih indah…yang akan membuatku sangat bahagia
Telah Dia persiapkan buatku

Hari itu pasti…janji Nya pasti
Aku akan menunggu…

Sehari Saja Kawan

Karya Widji Tukul

Satu kawan bawa tiga kawan
Masing-masing menggandeng lima kawan
Sudah berapa kita punya kawan

Satu kawan bawa tiga kawan
Masing-masing bawa lima kawan
Kalau kita satu pabrik bayangkan kawan

Kalau kita satu hati kawan
Satu tuntutan bersatu suara
Satu pabrik satu kekuatan
Kita tak mimpi, kawan.

Kalau satu pabrik bersatu hati
Mogok dengan seratus poster
Tiga hari tiga malam
Kenapa tidak kawan?

Kalau kita satu pabrik satu serikat buruh
Bersatu hati
Mogok bersama sepuluh daerah
Sehari saja kawan
Sehari saja kawan

Sehari saja kawan
Kalau kita berjuta-juta
Bersatu hati mogok
Maka kapas tetap terwujud kapas
Karena mesin pintal kan mati

Kapas kan tetap berwujud kapas
Tak akan berwujud menjadi kain
Serupa pelangi pabrik akan lumpuh, mati

Juga jalan-jalan
Anak-anak tak pergi sekolah
Karena tak ada bis
Langitpun kan sunyi
Karena mesin pesawat terbang tak berputar
Karena lapangan terbang lumpuh mati

Sehari saja kawan
Kalau kita mogok kerja
Dan menyanyi dalam satu barisan
Sehari saja kawan
Kapitalis pasti kelabakan

Dear My Best Friend

Oleh Erlita Candra Dewi

Begitu sulit waktu coba kutembus
Mencoba mengingat tawa lalu

Kala itu dunia belum tau
Acungkan jari kelingking satu-satu

Wujud kesetiaan kita menguncup menyatu
Dimana kehadiranmu mengubah dunia

Menggetarkan seluruh jagad raya
Kini kita bersama

Setelah waktu berlalu begitu lama
Bagaikan sampan kian menepi

Akibat ombak menggulung sampai pagi
Alunan kisah bagai harmoni

Menyatu mewangi satukan hati…

puisi melupakan sahabat
puisi persahabatan

Melupakan Sahabat

Oleh Lestari

Inginku nyanyikan sebuah lagu……
Tentang kenangan indah bersamamu

Namun apalah dayaku
Karena aku sudah tak mampu
Persahabatan yang sejahtera

Tapi kini sudah tiada
Melupakan teman lama
Mendapatkan teman baru yang membuatnya terlena

Sebuah kisah yang kita jalani bersama
Semua terhalang oleh gegana
Semua hilang entah kemana
Dan akhirnya harus menderita

Maafkan aku yang tak jujur padamu
Karena kau mulai acuh padaku
Dan inilah akhir sebuah lagu
Akan kututup dengan nada sendu

Puisi Pahlawan

Sahabat Kecil

Oleh Komarudin Ibnu Hasan

Bagaimana kabarmu teman
Ingatkah ketika kita menunggu senja
Di pohon tempat kita berimaji
Terus berandai menjadi petapa di kali

Ingatkah teman
Ingatkah teman

Ketika permainan kita belum terjajah
Di sudut taman ini selalu jadi saksi
Tingkah bocah ingusan
Yang belum tergadaikan zaman
Apa kabar teman

Sudikah kau menyapa lagi
Sahabat kecilmu ini
Walaupun ku tak tahu kau saat ini
Lewat angin ku titip rinduku

Berlari lagi disini
Tanpa malu pada usia kita saat ini

Domino

Oleh Atma Purba

Ini bukan cerita sebuah efek
Tapi tentang permainan kartu
Yang mengharuskan adanya pemenang

Bukan remis seperti permainan catur
Kadang kami yang menjalankan kartu duluan
Dan terkadang gantian mereka memegang permainan

Ah itu biasa dalam permainan
Yang menang mengejek pihak yang kalah
Tapi permainan kami bukan taruhan

Hanya mempererat silaturahmi dan kebersamaan…

puisi persahabatan Untukmu Shalihah
puisi persahabatan

Untukmu Shalihah

Oleh Lili Indrawati

Hai sahabat shalihah ku
Apa kabarmu? Kuharap kau sehat selalu
Apakah kau tak merindukanku?
Hingga kau tak bertamu kerumahku?
Ahh mungkin kau terlanjur membenciku
Bahkan melupakanku disela kesibukanmu

Sebelumnya maafkanlah aku
Terakhir kita bertemu tak seharusnya aku mendiamkanmu
Berulang kali kata maaf meluncur dari lisanmu
Aku hanya diam membeku
Bukan bermaksud menolak permintaan maaf mu
Atau bahkan mengacuhkanmu
Hanya saja aku berusaha menahan gemuruh di dadaku
Entah kenapa,meski maaf sudah ku berikan
Namun logika berusaha mengacaukan
Tapi ketahuilah shalihah, dalam lubuk hatiku sudah memaafkan

Puisi persahabatan – Dibalik Kabut

Oleh Fajar Janu

Di balik kabut
Ada sorot mata yang sesekali menghujam
Melewati celah-celah pekat
Menyulut bara rindu yang tak padam

Di balik kabut
Senyum terpancar dari bibirnya
Senyum teduh tanpa lusuh
Menghangatkan jiwa
Yang dingin membeku

Di balik kabut
Terdengar suara indah dari belakang
Yang menuntunku dari kebuntuan
Yang membangkitkanku
Dari keterpurukkan

Kabut tebal pagi yang indah
Nan syahdu
Dengan api rasa yang membara
Mendamaikan
Jua menentramkan
Hati dan pikiran
Yang sedang kalut

Kawan Selalu Terkenang

Oleh Koleppetruk

Berjumpa lagi dengan kawan kawan
Ku bawa rasa rindu yang sangat menggebu gebu
Malam ini akan sangat menyenangkan
Karna semua berkat kalian

Kita bercanda bergembira menggoda wanita
Tak kurasa ku punya luka
Seakan semua terlupa tertutup oleh tawa

Kalian semua sungguh mengasikan
Di dalam hidupku selalu terkenang
Besok lusa kita akan terpisahkan
Kepada angin ku sampaikan kalian takan terlupakan

puisi persahabatan tatapan mata
puisi persahabatan

Tatapan Yang Berbicara

Oleh Arie

Seolah olah mengatakan padaku bahwa kau sangat menyedihkan…
Semua yang kau lakukan hanya buang buang waktu…
Semua yang kau lakukan takkan pernah ada artinya..

Menyerahlah kawan sudahi sampai disini satu satunya hal yang bisa kau lakukan hanyalah berhentilah bermimpi…
Menyerahlah kawan simpan semua omong kosongmu…

Jangan paksakan dirimu…

Takkan ada juga orang yang melihatmu…
Takkan ada juga orang yang mengingatmu..

Simpan saja nafasmu…
Simpan saja semua tenagamu…

Sudut Kenangan

Puisi Titis

Tahun telah berlalu kawan
Ingatanku masih saja membayangkannya
Disudut kenangan kita melangkah bersama
Menggapai bahagia dan merasai asa
Yang tak pernah kita keluhkan

Tahun telah berlalu kawan
Ingatanku masih tertinggal juga
Saat di sudut mushola kecil tempat saling menyapa
Tempat saling membagikan sebuah arti kehidupan

Dalam DekapanNya
Ukhuwah kita terjalin
Dalam MahabbahNya
Kita mengenal sebuah makna persaudaraan

Tahun telah berlalu kawan
Kini tak kudapati lagi dirimu disini
Tapi Ingatan itu masih ada disini
Tertinggal di sudut yang bernama kenangan

***

Demikianlah kumpulan puisi persahabatan terbaik yang bisa dibagikan kali ini. Semoga kumpulan puisi untuk sahabat ini bisa memberikan inspirasi yang bermanfaat untuk kita semua.