Pengertian Toleransi

Pengertian Toleransi – Toleransi menjadi salah satu hal yang kerap diperbincangkan ketika membahas isu SARA. Kata tersebut mungkin juga sudah tak asing lagi. Sikap-sikap toleran memang ditujukan untuk menunjukkan rasa hormat kepada orang lain atau kelompok yang berbeda pendapat, agama, budaya, dan ras. Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, toleransi menjadi semacam sikap yang harus dimiliki oleh setiap orang. Untuk memahami lebih jauh tentang pengertian toleransi , simak penjelasan berikut ini.

Pengertian Toleransi Menurut Para Ahli

Toleransi, secara bahasa berasal dari bahasa latin tolerance yang berarti menahan diri. Secara istilah, toleransi diartikan sebagai sebuah sikap untuk saling menghargai, menghormati, membiarkan pendapat, pandangan, kepercayaan kepada antar sesama manusia yang bertentangan dengan diri sendiri. Lalu, toleransi juga dimaknai sebagai kemampuan setiap orang untuk bersabar dan menahan diri dari hal-hal yang tidak sejalan dengannya.

Toleransi sejatinya dapat mendatangkan kebaikan, karena dengan toleransi, setiap orang dapat hidup saling berdampingan dengan segala perbedaan. Baik ketika berbeda pendapat dengan orang lain, ketika agamanya tidak sama, maupun berasal dari latar belakang budaya yang berbeda. Dengan sikap toleran, diskriminasi antar golongan pun tentu tidak akan terjadi. Untuk lebih memahami tentang toleransi, berikut ini adalah pengertian toleransi menurut beberapa ahli:

Menurut Tillman

Toleransi menurut Tillman adalah sebuah sikap untuk saling menghargai, melalui pengertian dengan tujuan untuk kedamaian. Toleransi disebut-sebut sebagai faktor esensi dalam terciptanya sebuah perdamaian.

Max Isaac Dimont

Menurut Isaac Dimont, pengertian toleransi adalah sikap untuk mengakui perdamaian dan tidak menyimpan dari norma-norma yang diakui dan berlaku. Lalu toleransi juga diartikan sebagai sikap menghormati dan menghargai setiap tindakan orang lain.

Pengertian Berita

Friedrich Heiler

Menurut Heiler, pengertian toleransi adalah sikap seseorang yang mengakui adanya pluralitas agama dan menghargai setiao pemeluk agama tersebut. Ia menyatakan, setiap pemeluk agama mempunyai hak untuk menerima perlakuan yang sama dari semua orang.

W.J.S Purwadarmita

Menurut Purwadarmita, toleransi merupakan sikap menghargai dan membolehkan pendapat, pandangan, dan juga kepercayaan lain yang berbeda dengan pendirian diri sendiri.

Dari pendapat berbagai ahli tersebut, dapat disimpulkan bahwa toleransi merupakan sebuah sikap untuk menghargai dan menghormati setiap orang yang memiliki perbedaan pandangan, pendapat, keyakinan, kepercayaan, termasuk pula perbedaan agama, ras, dan budaya dengan diri sendiri. Karena mereka semua memiliki hak untuk diperlakukan sama dengan setiap orang.

Manfaat Bertoleransi

manfaat dari pengertian toleransi

Toleransi sebagai sebuah sikap yang positif tentu saja memiliki banyak manfaat. Jika setiap orang memiliki sikap toleran yang tinggi, maka mereka juga akan terhindar dari berbagai kekerasan dan diskriminasi salah satu pihak atas nama identitas. Selain itu, apa saja manfaat toleransi? Berikut ini ulasannya.

Menguatkan nasionalisme

Toleransi bisa menunjukkan seberapa besar rasa nasionalisme seseorang. Karena orang yang memiliki toleransi tinggi, biasanya akan memiliki rasa cinta yang tinggi pula terhadap tanah airnya. Sebab ia menyadari bahwa Indonesia adalah negara majemuk yang memiliki banyak perbedaan.

Menguatkan persaudaraan

Indonesia terdiri dari berbagai macam pulau. Ia juga terdiri dari berbagai macam wilayah dengan kebudayaan yang berbeda-beda. Dengan sikap toleransi, setiap orang menghargai yang lainnya dan memberikan rasa kasih sayang yang sama terhadap setiap perbedaan. Dengan begitu, rasa persaudaraan sebangsa dan setanah air pun akan semakin terpupuk. Dan setiap kelompok juga dapat terhindar dari berbagai jenis perpecahan.

Pengertian Seni Tari

Menciptakan Keharmonisan dan Kedamaian

Pengertian toleransi secara bahasa berarti menahan diri. Itu tandanya, setiap orang yang memiliki rasa toleran dapat menahan dirinya untuk tidak memaksakan pendapat pribadi kepada orang lain. Sehingga keharmonisan pun akan tetap terjaga, karena mereka bisa saling memahami satu sama lain. Dengan begitu, kedamaian pun juga akan mengikuti.

Melancarkan pembangunan negara

Dengan adanya toleransi, maka pembangunan negara akan lebih cepat maju, sebab setiap orang akan memiliki perspektif yang serupa mengenai perbedaan. Maka dari itu, kehidupan bernegara pun akan menjadi lebih mudah untuk dijalani. Dan ketika dilakukan musawarah untuk menentukan sesuatu, maka akan berjalan lebih lancar.

Meningkatkan kekuatan iman

Dengan bersikap toleran, sama artinya Anda menghargai dan menghormati agama lain yang berbeda keimanannya dengan kita. Maka ketika kita mampu memiliki sikap toleransi, kita akan mengenal banyak orang dengan berbagai latar belakang agama. Di sinilah Anda bisa menguji seberapa kuat iman Anda ketika berhubungan dengan orang lain.

Jenis-jenis Toleransi

jenis dan pengertian toleransi

Toleransi bisa diterapkan dalam banyak bidang, karena sejatinya toleransi memberikan setiap orang kedamaian. Toleransi menjadi sikap yang positif sudah seharusnya dimiliki oleh setiap orang. Maka dari itu, ada banyak jenis toleransi dalam kehidupan berbangsa, bernegara, dan beragama. Berikut ini akan dijelaskan mengenai jenis-jenis toleransi:

Toleransi beragama

Jenis toleransi pertama adalah toleransi beragama. Indonesia memiliki keragaman budaya dan agama. Tidak hanya satu agama saja yang diakui di Indonesia. Ada agama Islam, Kristen, Katolik, Budha, Hindu, dan Konghucu. Toleransi beragama dimaksudkan untuk saling menghormati dan menghargai setiap orang yang memiliki agama berbeda. Karena sejatinya setiap orang memiliki hak untuk memilih agama apa yang akan dianutnya.

Pengertian Seni Lukis

Toleransi berpolitik

Pengertian toleransi berpolitik lebih mengarah pada bagaimana setiap orang dapat menghargai dan menghormati pendapat politik yang dimiliki oleh orang lain. Dan bagaimana setiap orang dapat sama-sama menjaga hak politik orang lain. Selama ini banyak orang yang barangkali tanpa sadar memaksakan pandangan politiknya kepada orang lain. Hal ini tentu tidak dibenarkan, sebab setiap orang memiliki kebebasan dalam menentukan pendapat politiknya.

Toleransi budaya

Lalu yang tak kalah penting adalah toleransi budaya. Indonesia memiliki keragaman budaya yang sangat majemuk. Mulai dari bahasa saja, ada begitu banyak bahasa daerah yang benar-benar berbeda satu sama lain. Perbedaan bahasa ini menjadi salah satu contoh betapa kayanya Indonesia dengan budaya. Karena itu, setiap orang harus mampu untuk memandang sama rata terhadap budaya yang lain.

Sikap toleransi mengajarkan supaya setiap orang tidak memandang rendah budaya yang dimiliki orang lain dan berbeda dengan budaya kita sendiri. Tak perlu mencela bahasa yang dipakai orang lain, atau mencela adat istiadat yang mereka pakai untuk berbagai perayaan. Dengan sikap saling menghargai, setiap orang justru dapat mengenal berbagai budaya masing-masing.

Ciri-Ciri Penerapan Toleransi

Ketika seseorang memiliki sikap toleran yang tinggi, biasanya mereka akan disukai oleh banyak orang. Jadi jika seseorang mampu menghargai dan menghormati suku, budaya, agama, dan ras orang lain serta tidak mencela atau memaksakan kehendaknya sendiri kepadanya, maka orang tersebut juga akan dihargai oleh orang lain.

Berikut ini adalah ciri-ciri dari sikap toleransi:

  1. Menghargai dan menghormati orang lain yang berbeda suku, agama, dan ras. Termasuk menerima setiap kelebihan dan kekurangan orang lain. Karena setiap suku memiliki perbedaan yang cukup mencolok, mulai dari cara berinteraksi, pakaiannya, ritual-ritualnya, bahkan penampilan fisiknya pun juga demikian. Maka dibutuhkan toleransi yang tinggi untuk dapat menerima dan saling menghargai satu sama lain.
  2. Membiarkan orang lain menganut kepercayaannya. Menghargai kepercayaan berarti kita tidak mengusik setiap hal yang dilakukan orang lain atas kepercayaan yang dianutnya. Setiap orang memiliki kebebasan, dan hal tersebut diatur dalam undang-undang. Maka menjadi tidak bijak ketika Anda memaksakan atau mencaci orang lain atas dasar kepercayaan yang dianutnya.
  3. Menghargai pendapat orang lain. Ciri-ciri pengertian toleransi berikutnya adalah dapat menghargai pendapat orang lain. Hal ini utamanya saat dilaksanakan di sebuah forum. Jika dalam suatu rapat atau forum tertentu, pasti akan ada berbagai macam pendapat, dan bagaimana kita menyikapi perbedaan menjadi hal krusial. Karena ketika pendapat sendiri ditolak atau tidak diterima orang lain, pasti akan muncul rasa kecewa.
  4. Memberikan kebebasan kepada setiap orang untuk beribadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya. Selain menghargai perbedaan kepercayaan dan juga agama setiap orang, ciri toleransi lainnya juga bagaimana setiap orang bisa membiarkan setiap orang melaksanakan ibadah sesuai agama dan kepercayaannya dengan aman dan tenang. Anda bisa menjaganya dengan tidak merusak tempat ibadah agama lain, dan tidak mengganggu kegiatan ibadah mereka, apalagi dengan sengaja menghentikan prosesi ibadah tersebut. Sebagai sesama warga negara yang juga memiliki hal beribadah, sudah seharusnya kita ikut menjaga perdamaian dengan saling melindungi hal masing-masing.
Pengertian Seni Kriya

Contoh-Contoh Sikap Toleransi

Pengertian toleransi menyatakan untuk saling menghargai dan menghormati setiap perbedaan. Karena setiap orang memiliki perbedaan yang sangat banyak. Jika dilihat, Indonesia sebagai negara yang kaya akan keberagaman, menuntut masyarakat untuk bisa hidup berdampingan dengan perbedaan-perbedaan tersebut. Jika tidak ada toleransi, maka setiap orang akan memaksakan pendapat, kepercayaan, dan juga keyakinannya kepada orang lain. Dan hal ini tentu saja akan sangat mudah menimbulkan pertikaian dan perselisihan.

Maka dengan menjaga dan menerapkan sikap-sikap toleransi, berarti bahwa Anda juga ikut menjaga keamanan dan perdamaian dengan sesama warga. Sehingga setiap perbedaan dapat saling berdampingan. Contoh-contoh sikap toleransi adalah sebagai berikut:

  1. Menghargai dan menghormati hak serta kewajiban yang dimiliki orang lain. Contoh sederhananya adalah menghargai hak mereka untuk memilih agama dan kepercayaan.
  2. Saling membantu dan menolong antar sesama manusia. Meskipun pandangan setiap orang berbeda-beda, dan toleransi mengajarkan supaya kita dapat tetap saling membantu yang lain.
  3. Menjaga keharmonisan dan perdamaian, dengan cara tidak melakukan sesuatu yang menimbulkan pertikaian dan perselisihan antar sesama manusia.
  4. Kemudian, contoh lainnya adalah dengan menghargai dan menghormati setiap kegiatan beragama yang dilaksanakan oleh masyarakat. Sebab perbedaan agama membuat ritual dan cara-cara beribadahnya juga berbeda, maka diwajibkan untuk bisa membuat orang lain yang berbeda agama dapat beribadah sesuai agama masing-masing dengan aman, tenang, dan tanpa rasa takut.

Nah, itulah tadi pengertian toleransi, manfaat, jenis-jenis toleransi, ciri-cirinya, dan juga contoh-contoh sikap toleransi yang bisa Anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Di negara majemuk ini, sikap toleransi menjadi amat penting dan harus terus dijaga, supaya kehidupan bernegara dapat berjalan dengan lancar. Jangan sampai, karena tidak adanya toleransi antar sesama, membuat Indonesia menjadi terpecah belah. Sebab menjaga batas masing-masing supaya tidak diganggu atau terganggu dengan perbedaan yang ada memang bukanlah hal yang mudah. Perlu kesadaran toleransi yang tinggi supaya dapat menerapkan toleransi dalam kehidupan sehari-hari.

Pengertian Budaya