Pengertian Rasional; Tipe, Contoh Sikap dan Tindakan Rasional

Pengertian Rasional; Tipe, Contoh Sikap dan Tindakan Rasional. Mungkin beberapa diantara anda banyak yang sering mengatakan Rasional, semua harus dipertimbangkan dengan lebih rasional. Lalu sebenarnya Apa itu Rasional?

Pengertian Rasional

Apa itu Rasional? Rasional adalah satu pola pikir dimana seseorang saat bersikap dan bertindak sesuai dengan apa yang ada di logika dan di nalar manusia. Rasional sendiri memiliki arti sebagai konsep sifat yang lebih normatif yang merajuk pada keselarasan mengenai keyakinan seseorang dan alasan untuk yakin atau mereka bertindak melakukan hal tersebut.

pengertian rasional

Rasional sendiri sebenarnya berasal dari bahasa Yunani kuno yang memiliki arti yang memiliki kemampuan kognitif untuk memilah antara yang benar dan salah dari yang ada dan dalam hal yang nyata. Sehingga untuk mengerti dan memahami pengertian dari rasional maka berikut adalah penjelasan dari rasional itu sendiri. Rasionalitas adalah salah satu tendensi yang dilakukan untuk bisa memenuhi rencana dalam rentan waktu tertentu.

Tindakan rasional sendiri adalah tindakan yang dilakukan berdasarkan hal yang dipertimbangkan secara baik untuk tujuan yang baik pula. Memilih kerangka pikir mengenai apa yang dilakukan agar tidak salah dalam bertindak. Melakukan tindakan dengan memperhitungkan segala jenis manfaat dan resiko dari tindakan yang akan dilakukan.

Pengertian Rasional Menurut Max Weber

Untuk lebih memahami mengenai arti rasional, maka anda bisa merujuk pada beberapa ahli yang mengungkapkan pengertian rasional. Max Weber dalam teorinya mengungkapkan ada dua jenis rasionalitas manusia diantaranya adalah :

  1. Rasionalitas Tujuan, dimana rasionalitas ini mengakibatkan individu atau sekelompok orang dalam satu tindakan dengan orientasi dan tujuan untuk bertindak, bagaimana cara mewujudkan serta akibat yang ditimbulkan. Keunikan dari rasionalitas tujuan ini adalah karena memiliki sifat yang lebih formal karena lebih mengutamakan dengan tujuan dan sama sekali tidak memperdulikan pertimbangan dari nilai
  2. Rasionalitas nilai, dimana rasionalitas yang lebih memperhitungkan nilai dari banyak etika yang mana memperbolehkan atau menyalahkan pemakaian langkah tertentu untuk bisa mewujudkan tujuan. Dan rasionalitas nilai ini biasanya akan lebih mengutamakan kesadaran atas nilai estetika, religius dan etis.

Pengertian Rasional Menurut John Dewey

Menurut seorang tokoh pendidikan John Dewey, pengertian rasional merupakan ide-ide yang diuraikan dalam larutan rasional melalui pembentukan implikasi mengumpulkan bukti (data), memperkuat bukti tentang ide-ide dan menyimpulkan melalui kesaksian atau percobaan.

Menurut KBBI

Kata Rasional merupakan suatu pemikiran dan pertimbangan dengan secara logis dengan pikiran yang sehat dan masuk akal.

Menurut Wikipedia

Menurut Wikipedia bahasa indonesia, Rasionalitas merupakan suatu konsep normatif yang mengacu pada kesesuaian keyakinan seseorang dengan alasan seseorang untuk percaya, atau juga suatu tindakan seseorang dengan alasan seseorang untuk bertindak. Namun, istilah “rasionalitas” cenderung digunakan dengan secara berbeda dalam segala macam disiplin ilmu, termasuk diskusi khusus ekonomi, sosiologi, psikologi, biologi evolusioner serta juga ilmu politik.

Ciri-Ciri Orang Rasional

Berikut ini adalah beberapa karakteristik dan ciri-ciri orang yang memiliki pola pikir rasional yang tercermin dari sikap dan tindakannya sehari-hari.

  • Berpikir masa depan daripada masa lalu. Jika anda menghabiskan lebih banyak waktu untuk memikirkan tujuan dan masa depan dari peristiwa masa lalu, maka anda adalah seorang pemikir rasional. Dan target yang menjadi sasaran anda adalah masa depan.
  • Anda menanyakan alasan. Pada saat anda melakukan sesuatu yang tidak baik atau yang bertentangan dengan apa yang anda pikirkan, anda harus mengetahui kenapa dan setidaknya memiliki alasan yang kuat untuk melakukannya
  • Menjalankan Sesuai rencana. Anda akan menolak untuk melanjut sesuatu tanpa merencanakan dengan akurat. Anda ingin tahu persis segala sesuatu akan berjalan dengan lancar. Misalnya anda ingin liburan, mungkin anda merencanakan tentang berapa lama, di mana dan apa yang akan anda lakukan selama liburan
  • Anda setidaknya mengetahui sebab akibat dari keputusan yang diambil. Saat membuat keputusan tanpa mengetahui dampak yang dibuat akan membuat anda merasa agak cemas. Jika anda tidak pernah membuat keputusan tanpa mengetahui pasti apa yang didapatkan, maka ini adalah salah satu bentuk pemikiran yang rasional. Untuk anda yang ingin mencapai target memang tidak sulit namun harus memiliki metode yang tepat. Bahkan anda harus menjalankan sesuai dengan tujuan.
  • Jarang Memikirkan Sesuatu Terlalu lama. Anda tidak bisa duduk diam dan hanya memikirkan saja. Anda selalu ingin bergerak maju dan tidak ingin memikirkan satu hal terlalu lama. Anda selalu ingin maju ke depan untuk bisa mencapai target yang sudah direncanakan. Dan motivasi terkuat anda adalah untuk bisa menentukan rencana ke depan dan tidak membiarkan masa lalu menahan kesempatan anda untuk bisa maju.
  • Menyimpan Rencana. Mereka yang sering berpikir rasional akan membuat rencana lebih terorganisir sehingga mencegah kemungkinan anda lupa dari segala bentuk janji dengan orang lain. Semua harus tersusun dengan rapi, Ada banyak orang yang sering mengalami kesulitan dalam menyusun rencana yang dilakukan karena mereka melupakan dan menyerah. Itulah mengapa pemikir rasional menyimpan banyak rencana untuk mengantisipasi kegagalan dalam rencana mereka.

ciri orang rasional

Tipe-Tipe Rasionalitas

Dan secara umum, ada tiga tipe dari rasionalitas yang mengacu pada pengertian rasionalitas di atas, beberapa tipe dari rasionalitas ini diantaranya adalah :

Rasionalitas Praktis

Jika berbicara mengenai rasionalitas praktis ini biasanya sangat berhubungan dengan hal yang berbau duniawi. Dimana rasionalitas merupakan jalan hidup yang benar – benar sudah terlihat dan bisa dinilai dengan melihat beberapa kesibukan duniawi dalam hubungan yang berhubungan dengan kebutuhan dari individu sendiri. Dan biasanya Rasionalitas ini adalah lebih murti pragmatis dan egoistis. Selain itu, Rasionalitas ini akan keluar secara bersamaan dengan longgarnya sebuah ikatan magi primitif. Rasional Praktis ini juga terdapat dalam semua jenis peradaban dan sudah melewati semua historisnya. Sehingga bukan hanya sebatas dari kehidupan modern di barat saja.

Rasionalitas Teoritis

Untuk jenis rasionalitas teoritis ini memang pada awalnya digerakkan oleh histori oleh penyihir dan pendeta ritual dimana setelahnya ada seorang filsuf, hakim dan ilmuwan yang mengembangkannya. Agar berbeda dengan rasionalitas praktis, rasionalitas jenis ini sifatnya lebih menggiring orang lain agar lebih melihat secara nyata dalam kehidupan  ini sebagai tujuan untuk mengerti dunia ini sebagai salah satu kosmos yang sebenarnya memiliki kandungan arti yang lebih bermakna. Rasionalitas teoritis ini juga sifatnya lintas dalam peradaban serta lintas secara historis.

Rasionalitas Substantif

Ini dari Rasionalitas Substantif ini sangat mirip dengan rasionalitas praktis. Rasionalitas substantif sendiri melibatkan penentuan fasilitas untuk bisa mewujudkan rasionalitas substantif sama sekali tidak lebih rasionalitas dari sistem yang ada pada yang lainnya. Dan Rasionalitas tipe ini sifatnya lebih ke lintas peradaban dan lintas sejarah sehingga sepanjang ada nilai yang berkelanjutan maka tipe Rasionalitas Substantif ini akan semakin berkembang. Karena memang tipe ini tidak mengikuti aturan di waktu dan tempat sekarang namun mengikuti perkembangan.

Contoh Sikap dan tindakan Rasional

contoh rasional

Sebenarnya secara umum dan dasarnya manusia bertindak dan melakukan keputusan sangat didasarkan dengan pemikiran atau apa yang mereka kerjakan dan lakukan secara rasionalitas. Dan sebenarnya secara umum berikut ini adalah beberapa contoh tindakan Rasional diantaranya adalah :

  1. Manusia harus bisa bekerja keras jika mereka ingin mendapatkan uang dan jika mereka ingin menjadi lebih kaya.
  2. Seorang kriminal atau penjahat ditangkap dan kemudian diadili karena mereka melakukan tindakan yang melanggar hukum berlaku.
  3. Seorang atasan memberikan bonus untuk karyawan yang menunjukkan prestasi dalam bekerja.
  4. Seseorang akan lebih memakan makanan yang enak rasanya dibandingkan dengan makanan yang kurang enak rasanya.

***

Nah itulah penjelasan singkat mengenai Pengertian Rasional; Tipe, Contoh Sikap dan Tindakan Rasional. Semoga bisa membantu anda untuk lebih memahaminya.