Pengertian Limbah

Pengertian Limbah – Memasuki era industri yang semakin maju, semakin berkembang pula proses produksi suatu perusahaan. Perkembangan dunia industri ini berdampak positif terhadap pemenuhan kebutuhan manusia, tapi memberikan efek negatif bagi lingkungan jika tidak dibarengi dengan pengolahan limbah industri yang memadai. Berikut hal-hal seputar limbah yang perlu diketahui, mulai dari pengertian, jenis, karakteristik, contoh, dampak, hingga upaya pengolahannya.

Pengertian Limbah Secara Umum

Secara umum pengertian limbah dapat disimpulkan sebagai bahan sisa produksi yang sudah tidak mempunyai nilai guna, sehingga tidak lagi terpakai. Limbah sering disebut juga sebagai sampah industri, ada pula yang menamainya sisa hasil pabrik. Ada banyak pengertian limbah yang dipahami oleh masyarakat. Namun, sebagian besar beranggapan hanya pabrik atau industri saja yang bisa menghasilkan limbah, padahal sisa kegiatan domestik di rumah tangga juga bisa disebut limbah.

Jenis-Jenis Limbah

jenis dan pengertian limbah
pengertian limbah

Limbah dibagi menjadi beberapa jenis kategori. Berdasarkan definisi limbah yang telah disebutkan di atas, diketahui bahwa limbah tidak hanya berasal dari kegiatan perindustrian saja, tapi juga dari rumah tangga. Berikut jenis-jenis limbah beserta pengkategoriannya.

  Pengertian Seni Tari

Berdasarkan Sumber Penghasil

Berdasarkan sumber penghasilnya, limbah dibedakan menjadi 6 jenis. Pertama, limbah domestik atau yang dikenal juga sebagai limbah rumah tangga. Limbah ini dihasilkan oleh aktivitas rumah tangga sehari-hari. Kedua, limbah industri yaitu limbah yang dihasilkan dari proses industri pabrik, bentuknya bisa bermacam-macam tergantung jenis barang yang diproduksi.

Ketiga, limbah medis yaitu limbah yang berasal dari aktivitas dunia medis, biasanya berupa jarum suntik, obat-obatan, dan zat kimia lain. Keempat, limbah konstruksi yaitu limbah yang berasal dari material sisa proses konstruksi atau perbaikan. Limbah konstruksi ini bisa berupa material logam berat yang berbahaya atau material ringan seperti kayu.

Kelima, limbah pertanian mempunyai pengertian yaitu limbah yang dihasilkan oleh kegiatan pertanian, biasanya limbah pertanian masih tergolong mudah diurai. Keenam limbah pertambangan yaitu limbah yang berasal dari sisa proses pertambangan. Di antara kelima jenis lain, limbah pertambangan ini mempunyai potensi kerusakan yang paling besar.

Berdasarkan Bentuk dan Wujud

Berdasarkan bentuk dan wujudnya, limbah dibedakan menjadi tiga jenis yaitu limbah cair, limbah padat, dan limbah gas. Limbah cair yaitu limbah yang mempunyai cari, dapat larut dalam air, serta mudah berpindah tempat. Limbah padat ialah limbah yang berbentuk padat, bersifat kering, serta tidak mempunyai pindah dengan sendirinya kecuali dipindahkan. Limbah udara adalah limbah yang mempunyai wujud gas, senantiasa bergerak, dan berupa asap.

Berdasarkan Sifat

Berdasarkan sifatnya, limbah dibedakan menjadi empat jenis. Pertama, limbah beracun merupakan limbah yang memiliki kandungan racun sangat berbahaya bagi makhluk hidup khususnya manusia. Kedua, limbah korosif yaitu limbah yang mempunyai potensi menimbulkan iritasi pada kulit dan bisa menyebabkan karat pada logam.

  Pengertian Manajemen

Ketiga, limbah mudah terbakar ialah limbah yang dapat menghasilkan percikan api apabila didekatkan dengan sumber api. Keempat, limbah mudah meledak, yakni limbah yang dapat menyebabkan ledakan berskala kecil hingga besar jika bereaksi dengan suhu dan tekanan tinggi.

Berdasarkan Bahan Penyusun

Berdasarkan bahan yang menyusunnya, limbah dibedakan menjadi dua yaitu limbah mudah terurai dan limbah tidak mudah terurai. Limbah yang masuk dalam kategori mudah diurai secara alamiah dapat mengalami dekomposisi dengan bantuan jamur dan bakteri. Sedangkan limbah tidak mudah terurai membutuhkan waktu yang lebih lama agar bisa terurai, karena bahannya cenderung tidak ramah lingkungan.

Karakteristik Limbah

Limbah juga mempunyai karakteristik tertentu yang dapat diperhatikan dengan mata telanjang maupun dengan bantuan mikroskop. Berikut beberapa karakteristik limbah beserta pengertian dan penjelasannya.

Mempunyai Sifat yang Dinamis

Dinamis mempunyai arti tidak dapat diam di suatu tempat, melainkan selalu membuat pergerakan. Pada limbah cair dan limbah gas sifat ini sudah bawaan unsurnya, sehingga tidak dapat berubah bentuk dan ukuran sesuai dengan kondisi lingkungan di sekitarnya.

Mempunya Ukuran yang Mikro

Ukuran limbah bermacam-macam, mulai dari yang besar, kecil, hingga sangat kecil. Beberapa jenis limbah mempunyai ukuran bahan yang sangat kecil atau mikro, sehingga tidak dapat dilihat melalui mata telanjang karena harus menggunakan bantuan mikroskop.

Berpotensi Menimbulkan Dampak Berbahaya

Sejatnya limbah adalah kumpulan sisa proses produksi, yang jika tidak diolah dengan baik dapat menimbulkan kerusakan pada makhluk hidup atau pada lingkungan sekitar. Hal ini karena limbah mengandung zat tertentu yang bisa memberikan dampak berbahaya dalam jangka waktu tertentu.

Contoh Macam-Macam Limbah

contoh dan pengertian limbah
pengertian limbah

Setelah mengetahui pengertian, jenis, dan karakteristik limbah, yang tidak kalah penting juga untuk diketahui adalah bagaimana contoh nyata wujud limbah tersebut. apabila mengacu pada senyawa yang membangunnya, limbah dibedakan menjadi tiga, yaitu limbah B3, limbah organik, dan limbah anorganik. Berikut penjelasan lengkapnya.

  Pengertian Seni Lukis

Limbah B3

B3 merupakan kependekan dari Bahan Bahaya Beracun. Sesuai dengan namanya, limbah ini mempunyai potensi kerusakan yang sangat besar. Limbah B3 dihasilkan oleh aktivitas atau produksi yang memiliki konsentrasi zat kimia tinggi, sehingga jika tidak berhati-hati bisa menimbulkan kerugian bahkan kematian. Contoh limbah B3 adalah batu baterai, limbah hasil medis, zat-zat pembersih, insektisida, pestisida, dan lain-lain.

Limbah Organik

Limbah organik adalah istilah untuk menyebut limbah yang memiliki kandungan senyawa karbon dihasilkan dari makhluk hidup. Limbah organik ini termasuk ke dalam jenis limbah mudah terurai, karena dengan sendirinya akan bereaksi melalui proses alami. Contoh limbah organik antara lain limbah pertanian seperti buah-buahan busuk, sayuran busuk, kotoran hewan ternak, dan sebagainya.

Limbah Anorganik

Limbah anorganik atau disebut juga dengan limbah non organik adalah limbah yang tergolong sulit terurai. Kandungan bahannya tidak dapat bereakasi secara alami dengan dekomposer dalam tanah, sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama agar dapat mengurainya. Contoh dari limbah anorganik adalah bahan plastik, kaca, stereofoam, dan limbah dengan tingkat konsentrasi logam tinggi seperti besi, logam, dan lain-lain.

Dampak Adanya Limbah

Keberadaan membutuhkan perhatian dari berbagai pihak yang bersangkutan, karena jika tidak diolah dengan baik maka dapat menimbulkan kerusakan pada lingkungan. Tidak hanya itu, pengolahan limbah yang tidak tepat juga memungkinkan munculnya berbagai penyakit bagi makhluk hidup, khususnya manusia. Kesehatan manusia bisa terganggu oleh virus dan bakteri akibat limbah. Berikut dampak-dampak limbah yang perlu diperhatikan dan dicari solusinya.

Dampak Limbah terhadap Lingkungan

Limbah menyebabkan dampak negatif yang tidak sedikit terhadap lingkungan. Apalagi jika limbah tersebut mengandung bahan-bahan kimia sulit diurai dalam jumlah banyak. Pengurai yang ada di dalam tanah tidak akan mampu lagi mengurainya, sehingga menyebabkan ketidakseimbangan ekosistem.

  Pengertian Lingkungan

Dampak Limbah terhadap Tanah

Limbah yang terlalu menumpuk di suatu tempat akan menyebabkan tanah kehilangan produktivitasnya. Tanah yang produktif adalah tanah yang dapat menumbuhkan tanaman. Namun jika sudah tercemar oleh limbah, kandungan nutrisi tanah akan dirusak oleh bahan kimia limbah, sehingga tanah kehilangan unsur hara penting yang dibutuhkan tanaman.

Jika tanah sudah kehilangan produktivitasnya, maka tanah tersebut akan rusak seiring berjalannya waktu. Tanah tersebut akan gersang. Lebih parah lagi jika kandungan air dalam tanah turut terganggu keseimbangannya, sehingga ikut tercemar. Apabila situasi ini terjadi, tinggal menunggu waktu saja hingga tanah tidak dapat lagi dimanfaatkan untuk kebutuhan manusia.

Dampak Limbah terhadap Air

Saat ini dunia sedang mengalami darurat air akibat tercemar limbah. Beberapa perusahaan tidak bertanggung jawab membuang limbahnya ke laut, menyebabkan laut kehilangan fungsi. Limbah yang mencemari laut menghilangkan kejernihan airnya, sehingga membuat air keruh dan terkontaminasi banyak bakteri berbahaya berasal dari limbah. Biota laut pun akan banyak yang mati karena air penuh zat kimia.

Dilihat dari pengertian limbah yang merupakan bahan sisa alias sampah, sudah pasti tidak ideal jika mengenai air yang sarat akan kejernihan. Jika limbah mengenai perairan tawar di darat, manusia akan kehilangan sumber kehidupannya. Limbah yang mengontaminasi sungai atau pusat mata air dapat mengganggu keseimbangan ekosistem air, sehingga siklus alam tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Dampak Limbah terhadap Udara

Limbah udara dapat berupa asap dari cerobong pabrik. Seperti diketahui bahwa pemanasan global yang terjadi saat ini salah satunya disebabkan oleh semakin banyaknya zat karbon di udara. Zat karbon ini berasal dari proses pembakaran pabrik yang berwujud asap. Jika pabrik tidak menerapkan sistem filter pada cerobong udara, bisa dipastikan tidak lama lagi ozon di atmosfer akan semakin menipis dan akan habis pada masanya.

  Pengertian Ekonomi Makro

Dampak Limbah terhadap Makhluk Hidup

Tidak hanya berdampak buruk pada segala komponen lingkungan, limbah juga menimbulkan dampak tidak kalah mengerikan pada makhluk hidup. Binatang dan tumbuhan tidak bisa bertahan hidup di lingkungan yang telah terkontaminasi oleh limbah.

Tidak hanya itu, manusia juga dapat terganggu kesehatannya akibat limbah. Penyakit seperti diare, demam berdarah, tifus mengintai manusia. Keracunan dan sesak napas juga tidak jarang dialami oleh masyarakat yang tempat tinggalnya tidak jauh dari pabrik, membuktikan betapa berbahayanya limbah industri jika tidak diolah dengan baik.

Cara Pengolahan Limbah yang Baik

cara pengolhan dan pengertian limbah
pengertian limbah

Dampak negatif limbah sangat mengerikan. Oleh karena itu perlu langkah jitu untuk menangani permasalahan limbah, utamanya limbah industri yang sangat berpotensi menimbulkan kerusakan pada lingkungan.

Mendaur Ulang Limbah

Daur ulang mempunyai pengertian mengolah kembali suatu bahan menjadi bentuk lain yang mempunyai nilai guna. Limbah organik ataupun anorganik yang masih dapat dimanfaatkan bisa didaur menjadi benda-benda bernilai guna. Selain mengurangi jumlah limbah dibuang, kegiatan ini juga dapat menambah nilai ekonomis.

Membuat Kompos dari Limbah Pertanian

Limbah pertanian dapat dimanfaatkan kembali menjadi kompos yang sangat berguna dalam mempercepat pertumbuhan tanaman. Pengomposan limbah pertanian bisa dilakukan secara alami dengan bantuan mikrobakterial dalam tanah. Jika sudah selesai hasil kompos ini selain dapat digunakan untuk pupuk, bisa juga sebagai bahan bakar ramah lingkungan.

Melakukan Penghancuran dan Pembakaran Sampah Anorganik

Metode ini tidak sepenuhnya disarankan karena proses pembakaran sampah tetap saja menghasilkan asap yang bisa mengganggu kesehatan. Namun jika memang limbah sudah sangat menggunung, bisa dilakukan penghancuran dan pembakaran. Prosesnya harus dilakukan di tempat jauh dari pemukiman penduduk.

  Pengertian Biologi

Itulah hal-hal seputar limbah yang penting diketahui. Dengan mengetahui pengertian limbah, sekaligus jenis-jenis dan karakteristiknya, diharapkan bisa memberikan informasi terkait sisa olahan industri ini. Selain itu, dengan memahami dampak dan cara pengolahan limbah secara tepat, diharapkan bisa memberikan gambaran kepada semua kalangan untuk selalu mempertimbangkan kegiatan industri agar ramah lingkungan.