Pengertian Konsumsi : Faktor, Ciri-Ciri Dan Tujuan Konsumsi

Pengertian Konsumsi : Faktor, Ciri-Ciri Dan Tujuan Konsumsi. Dalam kehidupan sehari-hari, manusia tidak lepas dari berbagai kegiatan ekonomi seperti proses produksi, konsumsi dan distribusi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Baik itu produksi dalam level rumahan hingga sekelas perusahaan, atau konsumsi dari level kebutuhan primer sampai dengan terpenuhinya kebutuhan barang mewah yang diinginkan. Kemudian, sebagian dari mereka memposisikan diri sebagai produsen, sebagian sebagai konsumen dan sebagian lagi sebagai distributor.

Berbicara tentang produksi, pemahaman kita tentu tidak lepas dari proses menghasilkan produk atau jasa yang bermanfaat dan digunakan oleh konsumen. Produk atau jasa tersebut sampai kepada konsumen dengan cara didistribusikan oleh distributor. Anda mungkin adalah produsen yang juga berperan sebagai konsumen untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pada kesempatan kali ini, kita akan berbicara lebih jauh lagi tentang apa itu pengertian konsumsi secara teori, faktor apa saja yang mempengaruhinya, apa ciri-cirinya dan apa tujuan konsumsi itu. Simak yuk selengkapnya!

pengertian konsumsi

Pengertian Konsumsi

Menurut definisinya, pengertian konsumsi adalah suatu aktivitas yang tujuannya adalah untuk menggunakan atau memanfaatkan barang dan jasa yang tersedia atau disediakan oleh produsen. Tujuan dari aktivitas ini adalah untuk memenuhi kebutuhan hidup yang beragam, baik itu kebutuhan primer, sekunder maupun tersier. Atau, singkatnya, konsumsi adalah kegiatan sehari-hari yang bertujuan untuk menikmati atau memakai barang dan jasa yang tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan hidup masing-masing.

Dari definisi tersebut tersirat bahwa, setiap orang tidak bisa memenuhi semua kebutuhannya sendiri meski dia adalah seorang produsen. Setiap manusia berkepentingan untuk memenuhi kebutuhan primernya, maupun kebutuhan sekunder dan tersiernya. Manusia memiliki potensi dan kesempatan untuk menjadi produsen sebuah produk atau jasa tertentu namun mereka tidak memiliki kapasitas untuk memenuhi semua kebutuhannya sekaligus yang menjadi alasan kenapa manusia disebut dengan homo homini socius. Selain sebagai produsen dan konsumen, manusia juga melakukan fungsi distribusi untuk memasarkan produk atau jasa yang diproduksi oleh produsen. Oleh sebab itu, manusia berkesempatan menjalankan tiga fungsi sekaligus yaitu fungsi konsumsi, fungsi distribusi dan fungsi produksi.

Faktor Penyebab Kegiatan Konsumsi

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi konsumsi, diantaranya adalah:

1. Sedikit banyaknya anggota keluarga

Masing-masing keluarga memiliki jumlah anggota yang berbeda-beda. Ada yang terdiri dari pasangan suami istri dan satu orang anak, dan ada juga yang terdiri dari pasangan suami istri, kakek nenek, dan 5 cucu dalam satu rumah. Jumlah keluarga berpengaruh pada sedikit banyaknya biaya konsumsi yang dikeluarkan dan juga aktivitas konsumtif yang dilakukan. Semakin banyak jumlah anggota keluarganya semakin banyak pula kegiatan konsumsi dan biaya yang didistribusikan untuk itu. Dengan demikian, otomatis biaya yang dikeluarkan untuk konsumsi produk atau jasa akan semakin meningkat.

baca juga: Pengertian Produksi

2. Harga dari produk atau jasa yang dibutuhkan

Harga dari sebuah produk atau jasa yang dibutuhkan tidak selamanya stabil. Pada kondisi tertentu, harga barang atau jasa tersebut naik dan pada kondisi yang lain turun drastis. Saat harga barang naik, kegiatan konsumsi dan daya beli masyarakat otomatis akan turun. Sedangkan saat harga barang anjlok, kegiatan konsumsi barang dan jasa akan meningkat. Sama halnya ketika harga barang atau jasa itu dipatok dengan harga yang mahal, otomatis daya beli konsumen akan menurun atau khusus untuk kelas tertentu saja. Darisitu, harga produk atau jasa sangat berpengaruh pada daya beli masyarakat.

faktor penyebab konsumsi

3. Besar Kecilnya Income Rumah Tangga

Banyaknya pendapatan yang diperoleh setiap harinya berpengaruh besar terhadap daya beli atau tindakan konsumtif masyarakat. Penduduk dengan income yang besar otomatis daya belinya tinggi. Kegiatan konsumtif tersebut tidak hanya jatuh pada kebutuhan primer saja, melainkan sampai pada kebutuhan sekunder dan juga kebutuhan tersier. Beda halnya dengan mereka yang memiliki pendapatan menengah ke bawah, income yang terbatas itu umumnya hanya cukup untuk mencukupi kebutuhan dasar saja dan sesekali menjangkau kebutuhan sekunder atau kebutuhan tersiernya.

Ciri Ciri Barang Konsumsi

Berdasarkan pengertian konsumsi, benda atau barang yang dikonsumsi biasanya memiliki beberapa ciri sebagai berikut:

  1. Barang tersebut berguna atau memiliki manfaat. Adapun barang tersebut saat proses konsumsi bisa jadi akan habis dalam waktu dekat atau dalam waktu yang relatif lama karena penggunaan yang berangsur-angsur. Dengan pengertian tersebut, barang yang dikonsumsi diklasifikasikan menjadi barang yang habis dalam sekali waktu pemakaian, contohnya saja minuman dan makanan. Dan juga barang yang habis dipakai berulang-ulang dan dalam durasi waktu yang lama dan berpotensi mengalami kerusakan, misalnya saja piring, baju, celana, ember, tv dan sebagainya.
  2. Barang atau jasa yang dikonsumsi dapat memenuhi kebutuhan hidup manusia, baik itu kebutuhan primer, sekunder, maupun kebutuhan tersier. Lalu, bagaimana dengan pemakaian palu, cangkul, dan juga traktor tidak termasuk dalam kegiatan konsumsi. Ini dikarenakan peralatan tersebut masuk ke dalam peralatan untuk produksi.
  3. Barang ekonomi di dapat dari sebuah pengorbanan, baik itu pengorbanan yang berat, sedang maupun ringan. Lalu, bagaimana dengan berjemur di pagi hari, atau menghirup oksigen di pagi hari? apakah itu termasuk dalam kategori kegiatan konsumsi atau bukan? Jawabannya tidak, karena baik itu sinar matahari maupun oksigen yang kita hidup setiap hari keduanya adalah gratis tanpa pengorbanan. Singkatnya, barang konsumsi adalah barang yang di dapat dengan penuh pengorbanan dan termasuk dalam barang ekonomi.

ciri ciri barang konsumsi

Tujuan Konsumsi

Konsumsi memiliki tujuan utama yaitu untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia secara langsung. Jika penggunaan barang atau jasa dilakukan diluar tujuan tersebut, berarti bukan tujuan dari kegiatan konsumsi. Misalkan saja, seorang sopir angkot yang mengangkut beberapa penumpang untuk sekali jalan, bukan berarti mereka sedang melakukan kegiatan konsumsi karena menghabiskan bahan bakar dan juga waktu, akan tetapi mereka sedang melakukan kegiatan produksi untuk mendapatkan penghasilan dari aktivitasnya itu.

baca juga: Pengertian Industri

Untuk mengetahui apakah aktivitas tersebut masuk dalam tujuan konsumsi atau tidak, penting bagi kita untuk mengetahui apa saja ciri dari barang konsumsi seperti yang tersebut di atas yaitu cara memperolehnya dibutuhkan pengorbanan, termasuk dalam barang ekonomi, dan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia setiap harinya. Kegiatan konsumsi tidak lain adalah kegiatan membelanjakan uang untuk mendapatkan apa yang kita butuhkan.

Untuk mendapatkan uang kita membutuhkan pengorbanan, sehingga proses pembelanjaan ini masuk dalam kegiatan ekonomi karena pengorbanan yang dikeluarkan itu. Setiap manusia tentu melakukan kegiatan konsumsi, entah itu untuk skop yang kecil maupun untuk skop yang besar dan berat. Mulai dari konsumsi makanan sehari-hari, sampai pada membeli barang mewah yang digunakan sesekali.

tujuan kegiatan konsumsi

Kegiatan konsumtif yang diiringi atau diimbangi dengan pendapatan yang memadai akan terpenuhi. Sedangkan kebutuhan konsumtif yang tidak disertai dengan pendapatan yang mencukupi, besar kemungkinan menyebabkan konflik sehingga harus ada usaha yang positif untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

***

Demikianlah penjelasan singkat tentang pengertian kegiatan konsumsi beserta berbagai unsur dan faktor yang mempengaruhinya. Semoga artikel ini bisa menjadi sumber informasi berguna, menarik dan inspiratif untuk pembaca.