Pengertian Ideologi

Pengertian IdeologiPengertian ideologi secara umum adalah merupakan sekumpulan ide dasar, gagasan, kepercayaan, serta keyakinan yang mempunyai sifat sistematis, berbasis arah dan tujuan yang hendak dicapai oleh sebuah masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ideologi berkaitan dengan pemikiran, sehingga sifatnya cenderung abstrak karena tidak dapat diidentifikasi secara fisik. Berikut penjelasan tentang ideologi, mulai dari dari hakikat hingga contohnya.

Pengertian Ideologi

Secara istilah, ideologi berasal dari kata dalam bahasa Inggris idea yang mempunyai pengertian ‘konsep, cita-cita, pengertian dasar, gagasan’, dan kata logos yang diserap dari bahasa Yunani logos dengan arti ‘pengetahuan, ilmu’. Oleh karena itu, secara harfiah pengertian ideologi yaitu suatu pengetahuan dasar yang memuat gagasan tentang ide, science of idea, atau pengetahuan tentang gagasan mendasar.

  • Pengertian Ideologi Menurut Descartes

Descartes adalah seorang filsuf Yunani yang sangat terkenal. Berbagai pemikirannya telah banyak diadopsi dalam keilmuan modern, serta selalu dikembangkan agar masih tetap linear dengan perkembangan zaman. Dercartes mengemukakan bahwa ideologi adalah inti atau pokok dari seluruh pemikiran manusia.

  • Pengertian Ideologi Menurut C.C. Rodee

Definisi ideologi menurut C.C. Rodee dapat diartikan sebagai sekumpulan gagasan yang bersifat logis dan berkaitan dengan cara-cara identifikasi nilai yang memberikan keabsahan bagi pelaku dan institusinya. Ada unsur individu dan institusi yang menerapkan ideologi ini.

  • Pengertian Ideologi Menurut Karl Marx

Karl Marx merupakan salah satu tokoh ilmu sosial yang memberikan banyak pengaruh dalam perkembangan dunia keilmuan. Pengertian ideologi menurut Karl Marx adalah sebuah kesadaran palsu, yang berisikan pengandalan-pengandalan spekulatif terkait dengan satu moralitas, satu agama, dan satu keyakinan publik. ideologi bagi Marx adalah satu entitas yang diikuti oleh banyak orang.

  • Pengertian Ideologi Menurut Goenawan Setiardjo

Goenawan Setiardjo mendefinisikan ideologi sebagai sebuah perangkat ide dasar atau ide asasi tentang manusia beserta seluruh realitas yang dijadikan sebagai pedoman dan cita-cita dalam meniti kehidupan.

  • Pengertian Ideologi Menurut Alfian

Ideologi menurut perspektif Alfian yaitu sebuah pandangan dan sistem nilai yang bersifat menyeluruh serta mendalam, tentang hakikat cara-cara yang sebaiknya dilakukan. Bagi Alfian, ideologi memuat kaidah nilai adil dan benar secara moral, serta menjadi pengatur tingkah laku kolektif masyarakat yang tinggal bersama di suatu lingkup kehidupan.

  • Pengertian Ideologi Menurut William James

Dalam bukunya, William James mengemukakan bahwa ideologi adalah sebuah pemikiran manusia yang bersifat totalitas tentang caranya dalam memandang kehidupan. Oleh karena itu, menurut William James sebuah ideologi memuat perspektif tentang kehidupan secara menyeluruh.

  Pengertian Filsafat

Fungsi Ideologi

Berdasarkan pengertian ideologi yang telah dijelaskan di atas, dapat diperoleh gambaran kasar tentang apa fungsi ideologi dan mengapa keberadaannya penting. Sebagai sebuah kaidah nilai mendasar yang menjadi acuan berpikir individu dan masyarakat, berikut fungsi-fungsi ideologi dalam kehidupan manusia.

  1. Sebagai sumber dari segala nilai sosial dan norma yang berlaku.
  2. Sebagai pemberi motivasi dan inspirasi bagi individu sebagai upaya mencapai tujuan dalam hidup.
  3. Sebagai pemandu bagi individu untuk menemukan jati diri.
  4. Sebagai pemandu tindakan dan perilaku sosial individu dalam masyarakat.
  5. Sebagai sarana guna mengisi kehidupan manusia secara individual dan kolektif.
  6. Sebagai kekuatan yang mampu menggerakkan pemikiran individu untuk berpikir dalam suatu koridor tertentu.
  7. Sebagai jembatan yang mengendalikan kekuasaan antara generasi tua dengan generasi muda.

Tujuan Ideologi

Ideologi diciptakan bukan tanpa alasan. Manusia mempunyai konsep ideologi karena memiliki tujuan dan cita-cita yang hendak dicapai dengan ideologi tersebut. Tujuan ini bisa dalam bidang ekonomi, sosial, politik, dan budaya. Berikut tujuan diciptakannya sebuah ideologi secara umum yang perlu diketahui.

  • Untuk mengarahkan suatu kelompok masyarakat menuju cita-cita bersama

Ideologi digunakan sebagai langkah untuk menggapai cita-cita yang telah dirancang bersama oleh kelompok masyarakat. Ideologi berupa pemikiran terstuktur dan sistematis, sehingga diharapkan langkah-langkah menuju cita-cita itu juga dilakukan dengan cara yang terstruktur dan sistematis.

  • Untuk menjadi pedoman dalam membangun peradaban masyarakat

Sebuah ideologi yang telah berkembang dalam masyarakat luas bisa menjadi cara untuk membangun peradaban. Peradaban ini tentu sesuai dengan alur berpikir yang termuat dalam ideologi. Misalnya, dalam ideologi liberalisme yang mengedepankan konsep kebebasan, maka dapat menjadi cara untuk menciptakan peradaban di mana orang-orang menghargai kebebasan individu secara mutlak.

  • Untuk mempersatukan berbagai kelompok masyarakat dalam satu naungan

Apabila diibaratkan dengan sepeda, ideologi adalah setir yang menyatukan seluruh masyarakat untuk menuju ke arah yang sama. Komponen-komponen lain dalam masyarakat bergerak searah dengan ideologi, sama seperti komponen sepeda yang melaju sesuai dengan arah setir bergerak.

  • Untuk menawarkan perubahan dengan pemikiran normatif

Ideologi menawarkan konsep pemikiran yang normatif, yang memuat nilai baik-buruk dan benar-salah dalam masyarakat. Ideologi dapat digunakan untuk menciptakan sebuah perubahan secara sistemik dalam suatu alur berpikir yang terarah. Ideologi juga diharapkan dapat memberikan solusi atas permasalahan-permasalahan kehidupan yang dialami.

  Pengertian Logika

Ciri Ideologi

Ciri-ciri ideologi juga penting untuk diketahui selain pembahasan tentang pengertian ideologi. Dengan mengetahui ciri ideologi, individu dapat lebih memahami hakikat dan kriteria suatu pemikiran dapat dikatakan sebagai ideologi atau bukan. Berikut ciri-ciri ideologi yang ditarik berdasarkan pendapat para ahli ilmu sosial.

  • Bersifat Mengikat dan Sistematis

Ideologi mempunyai sifat yang mengikat, karena pada dasarnya ideologi berisikan pemikiran mendasar tentang konsep aturan-aturan dalam menjalankan kehidupan. Aturan ini disusun secara sistematis, sehingga dapat diterapkan oleh banyak pihak dalam berbagai bidang.

  • Mempunyai Derajat dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

Ideologi bukan sekadar pemikiran. Bukan juga berupa ilmu eksak yang mempunyai kebenaran mutlak. Ideologi adalah buah pemikiran mendalam berdasarkan gagasan mendasar yang digunakan sebagai landasan hidup manusia, khususnya dalam konteks berbangsa dan bernegara. Individu yang mempunyai ideologi dapat lebih terarah kehidupannya, sehingga lebih mudah untuk mencapai derajat tertentu dalam masyarakat.

  • Dianut oleh Individu Menuju Kolektif

Individu bisa berasal dari pemikiran individu yang disebarkan secara meluas sehingga membentuk pemikiran tunggal secara kolektif. Ketika seseorang menganut ideologi tertentu, secara naluriah ia mempunyai keinginan agar ideologinya dianut juga oleh banyak orang, sehingga berusaha untuk menyebarkannya kepada khalayak yang lebih luas. Ketika ideologi telah dianut sekelompok dalam tataran yang luas, maka akan lebih mudah untuk mencapai tujuan yang dicita-citakan.

  • Digunakan untuk Mewujudkan Cita-cita yang Ingin Digapai Bersama

Sebagaimana pengertian ideologi yang berasal dari kata idea, ada cita-cita bersama yang ingin dicapai dalam suatu ideologi. Cita-cita ini hanya bisa dicapai jika banyak orang yang menganut ideologi serupa, kemudian menerapkannya dalam kehidupan. Oleh karena itu, cara paling mudah mewujudkan cita-cita dalam sebuah ideologi adalah dengan menanamkan pemikiran tersebut kepada banyak orang.

  • Dipertahankan dan Diperjuangkan secara Berkelanjutan

Ada ungkapan yang berbunyi ‘ideologi’ akan tetap bertahan selama manusia yang menganut pemikiran tersebut masih hidup. Agar sebuah ideologi tetap hidup dalam jangka waktu yang lama, harus diteruskan kepada generasi ke generasi melalui cara pengamalan, pelestarian, hingga pengimplementasian dalam kehidupan. Dengan begitu, ideologi dapat tetap terjaga secara berkelanjutan.

  Pengertian Hak Dan Kewajiban

Contoh Ideologi

pengertian ideologi
pengertian ideologi | vectorstock.com

Jika merunut pada pengertian ideologi yang cukup beragam, sejatinya ada banyak macam ideologi yang berkembang di dunia. Hal ini karena pemikiran manusia bersifat dinamis dan selalu beralur, sehingga senantiasa memunculkan ide-ide baru, termasuk memunculkan ideologi baru. Berikut contoh ideologi yang banyak diikuti oleh masyarakat di dunia.

  • Ideologi Kapitalisme

Kapitalisme adalah sebuah ideologi yang berangkat dari paham kebebasan berekonomi, sehingga setiap individu mempunyai hak untuk menanamkan dan memanen modal tanpa ada intervensi dari negara. Ideologi ini memungkinkan monopoli perekonomian dengan kekuasaan tertinggi berada di tangan para pemilik modal, bukan pemerintah.

  • Ideologi Marxisme

Ideologi Marxisme merupakan hasil pemikiran tokoh Karl Marx yang banyak mengemukakan gagasan tentang teori sosial, ekonomi, dan politik. Inti dari ideologi ini adalah adanya kesamaan hak bagi segala lapisan masyarakat. Pada mulanya, marxisme muncul sebagai protes atas kepemilikan modal kapitalisme, sehingga golongan masyarakat pekerja menginginkan adanya kesetaraan hak antara kaum borjuis (pemilik modal) dan proletar (pekerja).

  • Ideologi Sosialisme

Hampir serupa dengan gagasan marxisme, sosialisme merupakan sebuah gagasan yang berpendapat bahwa setiap golongan dalam masyarakat mempunyai kedudukan sama. Prinsip ‘sama rasa sama suka’ berlaku, yang berarti apapun pekerjaan dan penghasilan yang diperoleh suatu individu, harus dibagikan kepada orang lain kurang mampu demi terciptanya kesetaraan bagi semua.

  • Ideologi Liberalisme

Liberalisme berangkat dari kata liberal yang berarti kebebasan. Ideologi liberalisme memungkinkan adanya kebebasan mutlak bagi hak-hak individu, dan negara bertugas sebagai pembuat kebijakan demi terlaksananya hak-hak individu secara total.

  • Ideologi Nasionalisme

Nasionalisme merupakan sebuah ideologi yang berpandangan bahwa individu dan masyarakat sebagai sebuah bangsa harus mempunyai semangat cinta tanah air serta kesadaran berbangsa dan bernegara. Sikap ini dapat ditunjukkan dengan melakukan perilaku yang mencintai bangsa sendiri.

  • Ideologi Feminisme

Feminisme adalah sebuah ideologi yang mengusung konsep kesetaraan hak bagi perempuan. Ide ini berangkat dari fakta yang menunjukkan banyaknya pelanggaran hak perempuan, termasuk pelanggaran hak asasi. Oleh karena itu, feminisme berupaya mengangkat derajat perempuan agar mendapatkan perlakuan yang setara dengan laki-laki dalam kehidupan sosial.

  • Ideologi Fasisme

Ideologi fasisme dikenalkan oleh salah satu tokoh filsafat terkenal sepanjang masa, yaitu Plato. Ideologi ini berkeinginan untuk melawan kaidah moralitas dalam konsep agama kemudian menggantikannya dengan budaya hasil pemikiran manusia sendiri. Agama dianggap sebagai doktrin yang mematikan akal sehat manusia.

  • Ideologi Pancasila

Ideologi ini diterapkan di Indonesia secara khusus, karena memang tidak ada negara lain yang mengimplementasikannya dalam kehidupan. Konsep Pancasila diambil dari berbagai ideologi lain yang disatukan kemudian disesuaikan dengan kondisi bangsa Indonesia, sehingga lebih relevan. Ideologi ini dikatakan original Indonesia karena secara ide paling tepat jika diaplikasikan pada negara multikultural, multiras, dan multiagama seperti Indonesia.

  Pengertian Logika

***

Itulah pemaparan singkat tentang pengertian ideologi beserta, fungsi, tujuan, ciri dan contohnya. Dengan penjelasan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran tentang hakikat ideologi serta bagaimana memaknainya dalam kehidupan. Setiap manusia mempunyai landasan berpikir masing-masing, sehingga tidak salah jika dikatakan jenis contoh ideologi di atas hanya sedikit dari banyaknya ideologi-ideologi yang berkembang di dunia.