Pengertian Bisnis

Pengertian Bisnis – Anda tentu sering mendengar kata bisnis, businessman baik itu secara langsung saat di lingkungan rumah maupun saat menonton televisi. Kata bisnis memang sangat sering digunakan merujuk pada urusan yang dilakukan seseorang dan berkaitan dengan uang.

Kira-kira apa pengertian bisnis secara benar menurut para ahli. Silahkan simak penjelasan di bawah.

Pengertian Bisnis

Secara sederhana bisnis didefinisikan sebagai kegiatan ekonomi (produksi, distribusi dan konsumsi) yang melibatkan perseorangan atau organisasi dengan tujuan memperoleh laba. Pengertian ini mengambil kesimpulan dari beberapa ahli yang akan disebutkan di bawah.

Pengertian Bisnis Menurut Brown Dan Pretello

Brown dan Pretello mendefinisikan bisnis sebagai lembaga yang mampu menghasilkan barang atau jasa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Serta berbagai macam hal yang mencakup berbagai macam usaha yang dilakukan oleh pemerintah maupun swasta tanpa mempedulikan laba yang akan didapat.

Pengertian Bisnis Menurut Jeff Madura

Jeff Madura pengertian bisnis sangatlah ringkas yaitu perusahaan yang menyediakan produk atau layanan yang dibutuhkan banyak orang.

Pengertian Bisnis Menurut William Spregal

William S. Mendefinisikan bisnis sebagai segala bentuk aktivitas yang berkaitan dengan proses produksi baik itu jasa maupun berupa barang yang dapat diklasifikasikan dalam aktivitas-aktivitas bisnis.

Pengertian Bisnis Menurut Steinford

Pengertian menurut Steinford merupakan pengertian bisnis yang cukup lama. Namun masih relevan dengan era sekarang.

Steinford menuliskan dalam bukunya, bisnis adalah sebuah institusi yang menghasilkan sebuah barang atau jasa berdasarkan jumlah permintaan orang-orang. Bisa dipahami  bahwa bisnis akan berjalan ketika ada permintaan dan penawaran.

Oleh sebab itu terdapat hukum penawaran dan permintaan. Semakin meningkat permintaan maka akan semakin meningkat pula penawaran.

  Pengertian Bank

Pengertian Bisnis Menurut Owen

Owen menjelaskan bahwa bisnis adalah sebuah lembaga yaitu perusahaan yang berhubungan dengan proses produksi dan distribusi barang yang akan dijual ke pasaran, atau memberikan layanan jasa yang sudah memiliki harga patokan.

Tanpa adanya bisnis, maka tidak akan ada alur kegiatan ekonomi. Oleh sebab itu bisnis perlu dilakukan oleh setiap lembaga yang bisa melakukan proses kegiatan ekonomi. Selanjutnya adalah tujuan dan manfaat bisnis.

Tujuan dan Manfaat Bisnis

Segala sesuatu yang berhubungan dengan kegiatan ekonomi pasti memiliki tujuan untuk memperoleh laba. Namun apabila dijelaskan lebih lanjut, maka tujuan bisnis adalah :

  1. Pengadaan kegiatan ekonomi baik itu proses produksi, distribusi, maupun konsumsi
  2. Mencari profit atau keuntungan
  3. Memberikan kesejahteraan bagi pemilik faktor produksi (pemilik tanah untuk disewa, petani bahan baku dan lain-lain)
  4. Meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi negara
  5. Prestise dan prestasi
  6. Menciptakan lapangan pekerjaan
  7. Menunjukkan eksistensi perusahaan

Selain memiliki tujuan dan manfaat, bisnis juga memiliki fungsinya sendiri. Secara umum bisnis berfungsi sebagai usaha untuk mengubah sesuatu yang awalnya tidak memiliki nilai menjadi memiliki nilai lebih.

Selain itu dalam mengubah nilai suatu barang bisnis tidak serta merta hanya memikirkan nilai atau profit, namun juga melihat kondisi masyarakat, barang apa saja yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Fungsi Bisnis Menurut Para Ahli

Fungsi bisnis dapat dikelompokkan menjadi beberapa fungsi dasar. Menurut Steinhoff yang dituliskan dalam bukunya The World Of Business (1979) fungsi bisnis terbagi menjadi tiga yaitu :

  • Acquiring Raw Material

Sesuai dengan tujuan bisnis yaitu mencari keuntungan, maka bisnis berusaha untuk mengolah barang entah menjadi barang yang lebih bernilai. Terjemahan dari fungsi pertama adalah mencari barang mentah.

  Pengertian Uang

Langkah pertama dalam mencari keuntungan tentunya memperoleh barang mentah agar harga awal produksi lebih murah. Contoh yang paling mudah adalah sebuah perusahaan yang memproduksi makanan atau minuman seperti susu kemasan tidak dapat melakukan kegiatan produksinya apabila tidak mendatangi peternak di desa.

Dengan melakukan kerja sama dengan peternak sapi di desa, maka bisnis telah melakukan fungsi yang pertama yaitu memperoleh bahan mentah.

  • Manufacturing Raw Materials Into Product

Masih menggunakan contoh mengolah susu kemasan. Terjemahan dari fungsi kedua adalah mengubah bahan mentah menjadi barang jadi. Setelah melakukan kerja sama dengan peternak sapi, tentu perlu dilakukan proses selanjutnya agar susu mentah bisa diolah kembali menjadi produk yang lebih bernilai.

Perusahaan mengolah susu menjadi susu dengan aneka rasa dan mengemasnya dalam kemasan yang menarik. Sehingga konsumen tertarik untuk membeli.

  •  Distributing Product to Consumers

Fungsi yang terakhir yaitu menyalurkan produk yang dihasilkan kepada konsumen. Fungsi distribusi menjadi fungsi terakhir menurut Steinhoff.

Setelah melakukan proses produksi, proses selanjutnya adalah distribusi sebelum dikonsumsi oleh masyarakat. Dalam proses distribusi, perusahaan membutuhkan banyak pihak untuk membantu agar produk sampai ke masyarakat. Perusahaan membutuhkan agen, grosir, toko pengecer dan lain-lain.

Selain membutuhkan orang lain untuk melaksanakan proses distribusi, perusahaan juga bisa menjual barang hasil produksi mereka sendiri melalui online shop yang sudah berkembang di era modern.

Fungsi Bisnis Secara Umum

fungsi dan pengertian bisnis
pengertian bisnis | pixabay.com

Fungsi bisnis tidak hanya dikemukakan oleh  Steinhoff. Selain pernyataan Steinhoff di atas, fungsi bisnis secara umum dapat dijelaskan sebagai berikut :

  1. Form Utility. Form utility sama seperti fungsi produksi. Bisnis mampu membuat sebuah barang atau jasa yang dibutuhkan oleh khalayak umum. Misalnya perusahaan pengolahan batu bata, perbankan dan lain lain.
  2. Place Utility. Place utility atau fungsi distribusi yaitu penyaluran barang yang sudah jadi kepada masyarakat yang menjadi target perusahaan.
  3. Possessive Utility. Possessive utility adalah fungsi penjualan dalam bisnis. Perusahaan menjual barang yang sudah diproduksi. Untuk meningkatkan penjualan, perusahaan perlu menerapkan strategi marketing agar memenuhi target.
  4. Time Utility. Time utility berarti fungsi penyimpanan. Yang dimaksudkan penyimpanan adalah ketika perusahaan anda sudah memproduksi barang lalu pada saat proses pemasaran masih belum bisa diterima oleh masyarakat, maka anda bisa menyimpan barang tersebut dan dikeluarkan kembali ketika masyarakat sudah membutuhkannya.
  Pengertian Inflasi

Jenis-Jenis Bisnis

Berikut adalah jenis-jenis bisnis yang sering anda jumpai. Jenis jenis bisnis diantaranya:

1.  Bisnis Jasa

Bisnis jasa tidak menghasilkan barang yang terlihat. Bisnis ini cenderung memanfaatkan pengetahuan tenaga kerja untuk menjalankannya. Keuntungan yang dicari dari bisnis ini adalah bayaran yang dipatok untuk setiap jasa yang ditawarkan.

Contoh bisnis jasa adalah bisnis konsultan.

2.   Bisnis Finansial

Bisnis ini bisa dilakukan secara perorangan. Bisnis finansial menjadi sangat menguntungkan ketika investasi dan pengelolaan modal dilakukan secara benar. Apabila anda masih akan memulai terjun di bisnis ini, saya sarankan untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan konsultan keuangan agar tidak salah memilih.

3.   Bisnis Manufaktur

Bisnis ini bisnis yang paling umum. Perusahaan memproduksi sebuah barang dari bahan mentah lalu dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi sesuai keuntungan yang ingin diraih.

4.   Bisnis pertanian

Bisnis ini memproduksi barang mentah seperti petani padi, petani jagung, petani kedelai atau barang mentah lain yang nantinya akan diambil oleh perusahaan untuk diolah menjadi barang lain.

Sekilas bisnis ini memang tidak terlihat menggiurkan, namun akan menjadi bisnis yang menguntungkan apabila lahan yang anda gunakan sangat luas.

5.  Bisnis Pertambangan

Sama seperti bisnis pertanian, bisnis pertambangan juga memproduksi barang mentah. Perbedaannya jelas pada barang mentah yang dicari.

Bisnis pertambangan mencari barang tambang yang tentunya memiliki nilai tinggi.

6.  Bisnis Real Estate

Bisnis ini biasanya berada di kota-kota karena bisnis real estate berarti menyewakan atau memperjual belikan rumah, toko, atau properti lain agar memperoleh keuntungan.

7.  Bisnis Transportasi

Bisnis ini tergolong sangat penting, karena laju masyarakat yang semakin sering keluar kota. Bisnis ini tentu sangat menjanjikan keuntungan, apabila pelayanan yang diberikan memuaskan. Cara bisnis transportasi menghasilkan keuntungan adalah dengan mengantarkan orang atau barang ke tujuan yang diinginkan.

Contoh gampangnya adalah gojek, grab, bis dan lain-lain.

8.  Bisnis online

Bisnis online adalah salah satu bisnis yang sedang merebak di kalangan masyarakat Indonesia. Bisnis ini sangat mudah untuk dilakukan karena beberapa jenis bisnis ini tidak memerlukan modal.

Bisnis online biasanya menawarkan orang-orang untuk menjadi reseller atau dropshipper. Reseller adalah orang yang membeli barang ke tangan pertama lalu menjual lagi dengan keuntungan yang diinginkan. Sedangkan dropshipper hanya sebagai perantara pihak pertama ke pembeli tanpa harus membeli barang.

Barang dagangan yang dijual biasanya adalah barang yang dibutuhkan oleh banyak orang. Misalnya pakaian, make up, skincare, sepatu, makanan ringan dan lain-lain.

Bisnis ini memanfaatkan sosial media sebagai lahan untuk berjualan. Jadi dibutuhkan jaringan internet agar bisnis lancar.

Bentuk Kepemilikan Bisnis

Secara umum kepemilikan bisnis terbagi atas:

  • Perusahaan perseorangan
  Pengertian Ekonomi Makro

Dalam menjalankan perusahaannya, bisnis ini hanya dipegang oleh satu orang. Pemilik bisnis memiliki tanggung jawab penuh atas berjalannya kegiatan ekonomi. Apabila mengalami kebangkrutan, maka kebangkrutan akan ditanggung oleh pemilik bisnis.

  • Persekutuan

Persekutuan adalah bentuk bisnis yang saling bekerja sama dalam menjalankan usahanya. Gabungan pemilik usaha ini memiliki pembagian keuntungan yang sudah disepakati bersama. Setiap pemilik memiliki tanggung jawab penuh atas usaha yang dilakukan.

Persekutuan biasanya dikelompokkan menjadi persekutuan komanditer dan firma. Contohnya adalah firma hukum. Dimana dalam satu kantor biasanya memiliki lebih dari satu pengacara.

  • Perseroan

Perseroan berarti kepemilikan bisnis dipegang oleh beberapa orang dna diawasi oleh direksi. Setiap pemilik memiliki tanggung jawab yang terbatas atas perusahaan. Tanggung jawab biasanya dibedakan berdasarkan jumlah saham yang dimiliki oleh masing-masing individu.

  • Koperasi

Satu satunya bisnis yang memiliki prinsip kekeluargaan dalam menjalankan usahanya. Koperasi tentu mencari laba dalam setiap kegiatan operasionalnya. Namun laba ini nantinya akan dibagi pada Rapat Akhir Tahunan. Laba ini akan dibagi kepada seluruh anggota koperasi yang bergabung pada saat itu.

Tujuan berdirinya koperasi adalah mensejahterakan anggotanya. Koperasi merupakan badan usaha yang unik. Hal ini dikarenakan anggota koperasi merupakan pemilik serta pengguna jasa koperasi.

Contohnya adalah Koperasi Unit Desa yang bergerak dibidang peternakan sapi. Peternak sapi merupakan anggota koperasi, selain itu peternak juga memiliki hak milik atas koperasi karena menjadi anggota.

Apabila anda sudah jenuh bekerja menjadi karyawan, anda bisa memulai bisnis sendiri. Dengan menjalankan bisnis sendiri, tentunya anda memiliki kebebasan dan keleluasaan dalam menjalankan bisnis anda. Belajar dengan orang yang sudah sukses dalam membuat bisnis bisa menjadi alternatif agar anda tahu apa saja yang harus dipersiapkan apabila memulai akan memulai sebuah bisnis.

  Pengertian Pajak

Demikian ulasan singkat mengenai pengertian bisnis. Semoga membantu